MEDAN - Meskipun belum menuntaskan proses seleksi terhadap pemain asing, PSMS Medan sudah selayaknya punya kerangka tim untuk menjalankan skema permainan. Pasalnya, Divisi Utama akan segera bergulir dalam kurun waktu sebulan ke depan. Tentunya tim pelatih sudah mempersiapkan gambaran pemain-pemain yang akan mengisi materi utama musim depan.
Gambaran kerangka tim utama PSMS itu sudah bisa terlihat saat PSMS menggelar simulasi pertandingan dalam latihan maupun pada laga-laga ujicoba. Meski tak dipungkiri tim pelatih kerap melakukan bongkar pasang. Para pemain pun berlomba menunjukkan performa maksimalnya di setiap sesi latihan yang digelar.
Anggota Tim Pemandu Bakat PSMS Suyono mengakui, hampir 90 persen dari skuad inti pada simulasi PSMS merupakan calon skuad inti. "Hampir semuanya yang dipasang pada simulasi itu kandidat skuad inti. Paling ada beberapa yang dirubah, satu atau dua pemain," akunya tadi malam.
Di bawah mistar bersaing tiga nama perpaduan pemain berpengalaman dan pemain muda. Mereka adalah Syabani, Irwin Ramadhana dan Andi Setiawan. Untuk urusan jam terbang, Syabani pantas diunggulkan menempati posisi utama.
Pengalamannya memperkuat beberapa klub di tanah air seperti Persijap, Persija termasuk PSMS, menjadi nilai plus. Hal itu yang membuatnya lebih tenang di bawah mistar. Persaingan ketat pun terjadi di lini belakang.
Pengalaman Harry Syahputra berbicara di sini. Satu tempat akan diisi mantan bek timnas itu. Novi Handriawan juga cukup tangguh di belakang. Mantan bek PSDS itu akan didampingi eks bek Persiraja, Rahmat. Juga masih ada Parlin dan Ahmad Maulana Putra yang mungkin menjadi pemain pelapis.
Untuk posisi dua wing back tak dipungkiri menjadi milik Ari Yuganda dan Rifky Firdaus. Dua eks pemain PSDS itu punya kecepatan untuk diandalkan. Untuk pelapisnya, bercokol nama Erwinsyah Hasibuan dan Juanda Effendi.
Khusus lini tengah, kehadiran gelandang haus gol Zulkarnain membuat daya serang PSMS lebih menggigit. Faisal Azmi akan menjadi penyeimbang dengan menempati posisi gelandang bertahan. Alfian Habibi menjadi tandem yang pas dan cukup aktif merangsek ke lini depan.
Umpan-umpan akurat M Affan Lubis juga masih dibutuhkan untuk memanjakan lini depan. Tri Yudha dan Azuan Lubis bisa menjadi pelapis yang sepadan. Sementara itu, posisi striker masih cukup rawan karena hanya ada Rinaldo yang bisa diandalkan dan performa Rodrigo Santoni bersama Martial masih dalam tahap pemantauan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar