Jumat, 03 September 2010

Ahmad maulana di hargai 60 juta & Tobar Butuh Kepastian

MEDAN-Kepergian Ahmad Maulana memang masih menyisahkan cerita. Usut punya usut, pemain belakang ini dikabarkan pergi karena ada ketidaksesuaian masalah kontrak dengan pengurus.
Ceritanya, pengurus PSMS ‘hanya’ menawarkan kontrak baru sebesar Rp60 juta. Padahal, Ahmad Maulana meminta Rp80 juta. “Ya, nilainya tidak sesuai. Saya minta 80 (juta) tapi pengurus hanya hargai 60 (juta),” pemain yang akrab disapa Mitun itu.
Karena itu, bek jangkung ini mencoba peruntungannya dengan mengikuti seleksi bersama Pelita Jaya. “Sudah tiga hari seleksi, Bang. Tinggal tunggu pengumuman saja. Saya harap doa pendukung saya di Medan,” tambahnya.
Sebagai informasi, kontrak Ahmad Maulana untuk musim lalu Rp40 juta. Ya, sebuah nilai yang sejatinya sangat rendah untuk pemain profesional. Menanggapi hal ini, Sekum PSMS Idris mengatakan, pengurus hanya mengambil nilai positif tentang kepergian pemain muda kelahiran Binjai 27 Juli 1988 tersebut. “Ya, mungkin terlalu rendah kontraknya makanya dia keluar,” kata Idris.

Setelah 18 pemain lokal menandatangani kontraknya, kini bola panas bergulir kepada pemain asing. Ya, tinggal satu pemain legiun asing yang tersisa, Alejandro Tobar. Sayangnya, hingga kini nasib Tobar masih dalam tanda tanya besar.  Tak pelak, dirinya pun butuh kepastian.
Kondisi ini membuat Tobar bimbang. Ia butuh kejelasan secepatnya. Apalagi kompetisi akan segera bergulir. Jika PSMS Medan batal merekrutnya, bisa-bisa ia tidak memiliki klub untuk bermain. “Saya butuh kejelasan apakah saya jadi direkrut atau tidak. Saya pikir seleksi terhadap saya sudah terlalu lama. Karena awalnya menurut pengurus (Idris, Red) cukup dua hari saja. Tapi entah kenapa belum juga ada kepastian,” ujar pemain yang berusia 34 tahun itu di Mess Kebun Bunga, Kamis (2/9).
“Persita dan Persikabo juga hubungi saya tapi PSMS  lah masih prioritas, karena itu saya datang kesini. Saya sudah tahu kota ini. Orang-orang disini juga sudah tahu seperti apa saya,” tambahnya.
Sementara itu asisten pelatih  Suyono mengatakan Tobar akan ditentukan nasibnya pada saat uji coba Sabtu depan, namun lawannya belum ada. “Ya, lihat pertandingan uji coba lah, Sabtu nanti mau uji coba,” kata Suyono.
Sedangkan Sekretaris Umum PSMS Idris berharap Tobar lebih bersabar. “Ya, kalau Tobar, tunggu kata pelatih lah, kita lihat dulu nanti pada saat uji coba,” tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar