MEDAN - Bagi Sutiyoso, nama PSMS Medan selalu membuatnya ingat dengan Piala Emas Bang Yos (PEBY). Meski hanya berstatus turnamen pemanasan pra kompetisi, kejuaraan yang diprakarsainya saat menjabat Gubernur DKI Jakarta itu tetap bergengsi.
Dan nama PSMS terukir sebagai juara tiga kali, jumlah yang sama dengan penyelenggaraannya. Atas prestasinya itu, PSMS memboyong piala tetap Bang Yos ke Medan. Selain itu Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso, juga memberikan kehormatan kepada PSMS untuk menggelar kembali Piala Bang Yos di Medan.
“Saya sangat terkesan dengan PSMS. Tiga kali Piala Bang Yos digelar mereka menjuarainya tiga kali pula. Akhirnya, piala menjadi milik mereka dan saya beri kehormatan untuk mereka menggelar PEBY sebagai tuan rumah,” ujarnya kepada Waspada Online malam ini.
Melihat prestasi yang kemilau itu, Sutiyoso pun heran mengapa PSMS saat ini terjerembab di Divisi Utama, kasta kedua Liga Indonesia setelah Liga Super Indonesia. “Saya menyayangkan prestasi PSMS saat ini terpuruk. Mereka adalah salah satu klub besar yang sangat disegani dulu,” ujarnya.
Mendengar PSMS saat ini diketuai ketua umum baru pada sosok Walikota Medan Rahudman Harahap, Sutiyoso berharap PSMS bisa beranjak lebih baik. Meskipun dia tidak mengenal sosok yang dimaksudkan.
“Saya tidak mengenal sosoknya. Tapi saya harap Ketum yang baru ini bisa membawa PSMS berprestasi kembali. Sangat disayangkan PSMS saat ini terpuruk,” ujar pria yang kabarnya menjadi salah satu calon Ketua Umum PSSI ini.
Selain itu, Bang Yos berharap PSMS dapat menggelar amanahnya menggelar PEBY di Medan sebagai tuan rumah. “Sejak saat penyelenggaraan terakhir itu hanya berlalu begitu saja. Saya harap PSMS dapat menggelar PEBY lagi di Medan,” harap pria kelahiran Semarang 66 tahun silam ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar